Seorang wanita Kentucky yang sedang menunggu pengiriman obat membuka paket tersebut hanya untuk menemukan potongan lengan dan jari manusia di atas es, menurut sebuah laporan.
Setelah menerima kejutan mengerikan pada hari Rabu, wanita tersebut menelepon 911 dari rumahnya di Hopkinsville, The New York Times melaporkan.

“Kami mengharapkan pengiriman obat-obatan mendesak yang diterbangkan seperti bandara Nashville, dan mereka mengirimkan dua kotak,” katanya dalam panggilan 911 yang diperoleh WSMV.
“Kami membuka satu kotak dan ternyata itu adalah bagian tubuh manusia untuk ditransplantasikan, sepertinya sangat berkhasiat obat,” lanjutnya.
“Kami mencoba mengetahui ke mana perginya. Kami hanya tidak ingin memiliki bagian tubuh yang bukan milik kami.”
Petugas tanggap darurat kemudian memanggil petugas koroner Christian County, Scott Daniel, untuk mengambil dua lengan dan empat jari tersebut, The Times melaporkan.
Daniel membawa anggota badan tersebut ke kamar mayat setempat, di mana seorang kurir mengambilnya pada hari Kamis. Belum jelas kurir mana yang mengirimkan paket yang mengkhawatirkan itu, kata outlet tersebut.
Paket berisi bagian tubuh tersebut berasal dari Nashville dan dijadwalkan untuk dikirim ke sekolah atau rumah sakit untuk pelatihan bedah, kata petugas koroner.
Bagian tubuh dalam parsel tersebut berasal dari empat jenazah berbeda, kata Daniel.

Wanita tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya menerima obat-obatan dan perlengkapan medis yang sensitif terhadap waktu sehari kemudian, kata petugas koroner kepada outlet tersebut.
“Saya tidak bertanya,” katanya kepada outlet tersebut ketika ditanya tentang sumber bagian tubuh tersebut.
“Maksudku, aku berasumsi, tentu saja, menurutku itu berasal dari mayat yang telah disumbangkan.”
Petugas pemeriksa mayat menyatakan bahwa siapa pun yang mengalami situasi mengerikan serupa harus menghubungi pihak berwenang dan menghindari tindakan ekstrem apa pun, seperti mendinginkan bagian tubuh.
“Saya pikir dia melakukan hal yang benar,” kata Daniel.
Wanita asal Kentucky menerima paket 'lengan dan jari' manusia alih-alih pengiriman obat