0 Comments

[ad_1]

Seorang wanita Tiongkok mengejutkan internet setelah mengembangkan pola “kulit ular” berwarna merah keunguan di tubuhnya akibat penggunaan salep “obat tradisional Tiongkok murni” selama lebih dari satu dekade.

Wanita berusia 40 tahun, yang dikenal dengan nama samaran Tingting, dirawat di Rumah Sakit Zhongda Universitas Tenggara di Nanjing, provinsi Jiangsu, pada bulan Oktober. Dia mengungkapkan pernah melakukan pengobatan sendiri tanpa pernah mencari bantuan profesional.

Dia tidak hanya kelebihan berat badan secara signifikan, tetapi dia juga memiliki stretch mark seperti ular berwarna ungu-merah yang menutupi seluruh tubuhnya dan menderita tekanan darah tinggi.

Menurut Tingting, penderitaannya dimulai 10 tahun lalu ketika bintik merah dan gatal pertama kali muncul di kaki kanan bawahnya. Saat dia terus menggaruk, lesi dengan cepat menyebar ke seluruh tubuhnya.

Putus asa untuk mendapatkan kelegaan, dia membuka internet dan menemukan krim kulit yang dipromosikan secara luas.

Penjual menegaskan bahwa krim di atas mengandung “<a href=obat tradisional Tiongkok murni” dan memiliki kemampuan untuk “menyembuhkan segala jenis penyakit kulit”. Foto: Douyin” data-qa=”BaseImage-handleRenderImage-StyledImage” class=”e1gf69pb2 css-6ikqhs e445x7d0″ loading=”lazy” src=”https://img.i-scmp.com/cdn-cgi/image/fit=contain,width=1024,format=auto/sites/default/files/d8/images/canvas/2025/11/05/1df7fe91-28c7-42bd-8e37-60ce8c551e79_db40aaf9.jpg” title=”Penjual menegaskan bahwa krim di atas mengandung “obat tradisional Tiongkok murni” dan memiliki kemampuan untuk “menyembuhkan segala jenis penyakit kulit”. Foto: Douyin”/>
Penjual menegaskan bahwa krim di atas mengandung “obat tradisional Tiongkok murni” dan memiliki kemampuan untuk “menyembuhkan segala jenis penyakit kulit”. Foto: Douyin

Penjualnya mengklaim krim tersebut terbuat dari “obat tradisional Tiongkok murni” dan dapat “menyembuhkan segala jenis penyakit kulit.” Nama produk tidak diungkapkan.

[ad_2]

Wanita Tiongkok mengembangkan pola seperti ular di tubuhnya karena penggunaan salep 'TCM murni' selama 10 tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts