Dokter Baystate membahas studi tentang risiko kesehatan dari penggunaan melatonin jangka panjang

0 Comments


SPRINGFIELD, MA (WGGB/WSHM) – Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh American Heart Association menemukan bahwa orang yang mengonsumsi melatonin dalam jangka waktu lama memiliki kemungkinan 90 persen lebih tinggi mengalami gagal jantung, sehingga mendorong para pakar tidur setempat untuk mendesak agar berhati-hati terhadap obat tidur yang populer tersebut.

Studi ini mengamati sekitar 130.000 orang, dan setengahnya mengonsumsi melatonin setidaknya selama satu tahun. “Jadi menurut saya ini adalah penelitian yang menarik dan memberikan jeda, namun tidak memberikan semua jawaban,” kata Dr. Karin Johnson, direktur Program Pengobatan Tidur di Baystate Health.

Johnson menambahkan bahwa dia biasanya meresepkan setengah miligram melatonin kepada pasien, sementara kebanyakan orang yang menggunakan versi yang dijual bebas mengonsumsi antara 10 atau 20 miligram. “Saya tidak akan sekedar menggunakannya sebagai, lho, ini seperti air minum lho. Ada potensi risikonya dan semakin muda seseorang, semakin besar potensi risikonya dan semakin tinggi dosisnya, semakin besar pula potensi risikonya,” jelasnya.

Johnson merekomendasikan terapi perilaku kognitif sebagai alternatif yang lebih baik daripada melatonin untuk mengatasi masalah tidur. “Jadi saya hanya menyarankan, jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakannya, sebaiknya diskusikan dengan dokter Anda tentang 'Apakah potensi risikonya lebih besar daripada manfaatnya?'” ujarnya.

Insomnia dapat disebabkan oleh masalah mendasar yang terkait dengan risiko jantung, stroke, atau demensia. Johnson mencatat, “Jadi saya pikir kita masih perlu belajar, apakah lebih baik menggunakan suatu zat untuk mendapatkan tidur yang cukup dan apakah hal itu akan membantu mengurangi risiko-risiko tersebut atau apakah ada risiko terhadap zat-zat itu sendiri.”



Dokter Baystate membahas studi tentang risiko kesehatan dari penggunaan melatonin jangka panjang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *