0 Comments


Artikel ini membahas Manhattan Genomics, yang didirikan oleh pengusaha Cathy Tie dan Eriona Hysolli, dan Preventive, yang didirikan oleh Lucas Harrington, keduanya berencana untuk mengeksplorasi penyuntingan gen pada embrio manusia. Tidak ada perusahaan yang mengungkapkan penyakit apa yang ingin mereka targetkan atau teknik apa yang akan mereka terapkan. Namun, keduanya menyarankan agar mereka menggunakan alat yang lebih baru seperti pengeditan dasar dan utama, daripada sistem CRISPR–Cas9 yang asli.

Pengumuman ini muncul enam tahun setelah ahli biofisika Tiongkok He Jiankui dipenjara karena menciptakan bayi-bayi hasil rekayasa gen pertama di dunia, sebuah eksperimen yang dikutuk secara luas oleh komunitas ilmiah. Tie berpendapat bahwa teknologi penyuntingan gen telah mencapai kemajuan dalam hal presisi dan keamanan, dan bahwa upaya sektor swasta diperlukan mengingat kendala peraturan dan pendanaan di dunia akademis.

Namun, para peneliti, termasuk Alexis Komor dari Universitas California, San Diego dan Junjiu Huang dari Universitas Sun Yat-sen, berpendapat bahwa standar keamanan untuk penyuntingan embrio masih sangat tinggi, dan teknologi saat ini belum sesuai untuk penerapan klinis. Mereka menyoroti risiko-risiko spesifik yang belum terselesaikan terkait penyuntingan germline—khususnya perubahan DNA yang tidak disengaja yang dapat memengaruhi setiap sel embrio yang sedang berkembang dan diwariskan ke generasi mendatang.

Warisan kelahiran pertama yang diedit oleh CRISPR terus memberikan bayangan panjang. Meskipun terapi penyuntingan gen somatik telah mulai digunakan secara klinis, penyuntingan embrio menimbulkan permasalahan ilmiah dan etika yang berbeda secara mendasar. Kritikus berpendapat bahwa pemahaman biologis, konsensus masyarakat, dan struktur peraturan yang diperlukan masih belum lengkap. Bahkan para pendukungnya mengakui bahwa penerapan klinis belum bisa dilakukan dalam waktu dekat dan masih banyak pekerjaan praklinis yang harus dilakukan.

Artikel News & Views menunjukkan bahwa minat baru dari perusahaan swasta mungkin mengindikasikan adanya pergeseran wacana – namun belum menunjukkan kesiapan. Itu ditulis oleh Heidi Ledford dan diterbitkan di Nature pada 3 November 2025.



Berita: Perusahaan rintisan menghidupkan kembali perdebatan mengenai pengeditan embrio CRISPR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *